Pengalaman mati suri seperti yang dialami Aslina, telah pula dirasakan banyak orang. Seorang peneliti dan meraih gelar doktor filsafat dari Universitas Virginia Dr Raymond A Moody pernah meneliti fenomena ini. Hasilnya orang mati suri rata-rata memiliki pengalaman yang hampir sama. Masuk lorong waktu dan ingin dikembalikan ke dunia.
Catatan ini dilengkapi pula dengan penjelasan instruktur ESQ Legisan Sugimin yang mengutip Al-Quran yang menjelaskan orang yang mati itu ingin dikembalikan ke dunia, serta penelusuran melalui internet tentang Dr Raymond. Bagi pembaca yang ingin mengetahui perihal Dr Raymond dapat membuka situs www.lifeafterlife. com dan hasil penelitian Raymond tentang mati suri dapat dibaca di buku Life After Life.
Aslina adalah warga Bengkalis yang mati suri 24 Agustus 2006 lalu. Gadis berusia sekitar 25 tahun itu memberikan kesaksian saat nyawanya dicabut dan apa yang disaksikan ruhnya saat mati suri.
Sebelum Aslina memberi kesaksian, pamannya Rustam Effendi memberikan penjelasan pembuka. Aslina berasal dari keluarga sederhana, ia telah yatim. Sejak kecil cobaan telah datang pada dirinya. Pada umur tujuh tahun tubuhnya terbakar api sehingga harus menjalani dua kali operasi. Menjelang usia SMA ia termakan racun. Tersebab itu ia menderita selama tiga tahun. Pada umur 20 tahun ia terkena gondok (hipertiroid). Gondok tersebut menyebabkan beberapa kerusakan pada jantung dan matanya. Karena penyakit gondok itu maka Jumat, 24 Agustus 2006 Aslina menjalani check-up atas gondoknya di Rumah Sakit Mahkota Medical Center (MMC) Melaka Malaysia. Hasil pemeriksaan menyatakan penyakitnya di ambang batas sehingga belum bisa dioperasi.
”Kalau dioperasi maka akan terjadi pendarahan,” jelas Rustam. Oleh karena itu Aslina hanya diberi obat. Namun kondisinya tetap lemah. Malamnya Aslina gelisah luar biasa, dan terpaksa pamannya membawa Aslina kembali ke Mahkota sekitar pukul 12 malam itu. Ia dimasukkan ke unit gawat darurat (UGD), saat itu detak jantungnya dan napasnya sesak.Lalu ia dibawa ke luar UGD masuk ke ruang perawatan. ”Aslina seperti orang ombak (menjelang sakratulmaut, red). Lalu saya ajarkan kalimat thoyyibah dan syahadat. Setelah itu dalam pandangan saya Aslina menghembuskan nafas terakhir,” ungkapnya. Usai Rustam memberi pengantar, lalu Aslina memberikan kesaksiaanya.
”Mati adalah pasti. Kita ini calon-calon mayat, calon penghuni kubur,” begitu ia mengawali kesaksiaanya setelah meminta seluruh hadirin yang memenuhi Grand Ball Room Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru tersebut membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW. Tak lupa ia juga menasehati jamaah untuk memantapkan iman, amal dan ketakwaan sebelum mati datang. ”Saya telah merasakan mati,” ujar anak yatim itu. Hadirin terpaku mendengar kesaksian itu. Sungguh, lanjutya, terlalu sakit mati itu.
Diceritakan, rasa sakit ketika nyawa dicabut itu seperti sakitnya kulit hewan ditarik dari daging, dikoyak. Bahkan lebih sakit lagi. ”Terasa malaikat mencabut (nyawa, red) dari kaki kanan saya,” tambahnya. Di saat itu ia sempat diajarkan oleh pamannya kalimat thoyibah. ”Saat di ujung napas, saya berzikir,” ujarnya. ”Sungguh sakitnya, Pak, Bu,” ulangnya di hadapan lebih dari 300 alumni ESQ Pekanbaru.
Diungkapkan, ketika ruhnya telah tercabut dari jasad, ia menyaksikan di sekelilingnya ada dokter, pamannya dan ia juga melihat jasadnya yang terbujur. Setelah itu datang dua malaikat serba putih mengucapkan Assalaimualaikum kepada ruh Aslina. ”Malaikat itu besar, kalau memanggil, jantung rasanya mau copot, gemetar,” ujar Aslina mencerita pengalaman matinya. Lalu malaikat itu bertanya: ‘’siapa Tuhanmu, apa agamamu, dimana kiblatmu dan siapa nama orangtuamu.” Ruh Aslina menjawab semua pertanyaan itu dengan lancar. Lalu ia dibawa ke alam barzah. ”Tak ada teman kecuali amal,” tambah Aslina yang Ahad malam itu berpakaian serba hijau.
Seperti pengakuan pamannya, Aslina bukan seorang pendakwah, tapi malam itu ia tampil memberikan kesaksian bagaikan seorang muballighah. Di alam barzah ia melihat seseorang ditemani oleh sosok yang mukanya berkudis,badan berbulu dan mengeluarkan bau busuk. Mungkin sosok itulah adalah amal buruk dari orang tersebut.
Aslina melanjutkan. ”Bapak, Ibu, ingatlah mati,” sekali lagi ia mengajak hadirin untuk bertaubat dan beramal sebelum ajal menjemput. Di alam barzah, ia melanjutkan kesaksiannya, ruh Aslina dipimpin oleh dua orang malaikat. Saat itu ia ingin sekali berjumpa dengan ayahnya. Lalu ia memanggil malaikat itu dengan ”Ayah”. ”Wahai ayah bisakah saya bertemu dengan ayah saya,” tanyanya. Lalu muncullah satu sosok. Ruh Aslina tak mengenal sosok yang berusia antara 17-20 tahun itu. Sebab ayahnya meninggal saat berusia 65 tahun. Ternyata memang benar, sosok muda itu adalah ayahnya. Ruh Aslina mengucapkan salam ke ayahnya dan berkata: ”Wahai ayah, janji saya telah sampai.” Mendengar itu ayah saya saya menangis. Lalu ayahnya berkata kepada Aslina. ”Pulanglah ke rumah, kasihan adik-adikmu. ” ruh Aslina pun menjawab. ”Saya tak bisa pulang, karena janji telah sampai”.
Usai menceritakan dialog itu, Aslina mengingatkan kembali kepada hadirin bahwa alam barzah dan akhirat itu benar-benar ada. ”Alam barzah, akhirat, surga dan neraka itu betul ada. Akhirat adalah kekal,” ujarnya bak seorang pendakwah.
Setelah dialog antara ruh Aslina dan ayahnya. Ayahnya tersebut menunduk. Lalu dua malaikat memimpinnya kembali, ia bertemu dengan perempuan yang beramal shaleh yang mukanya bercahaya dan wangi. Lalu ruh Aslina dibawa kursi yang empuk dan didudukkan di kursi tersebut, disebelahnya terdapat seorang perempuan yang menutup aurat, wajahnya cantik. Ruh Aslina bertanya kepada perempuan itu. ”Siapa kamu?” lalu perempuan itu menjawab.”Akulah (amal) kamu.”
Selanjutnya ia dibawa bersama dua malaikat dan amalnya berjalan menelurusi lorong waktu melihat penderitaan manusia yang disiksa. Di sana ia melihat seorang laki-laki yang memikul besi seberat 500 ton, tangannya dirantai ke bahu, pakaiannya koyak-koyak dan baunya menjijikkan. Ruh Aslina bertanya kepada amalnya.”Siapa manusia ini?” Amal Aslina menjawab orang tersebut ketika hidupnya suka membunuh orang.
Lalu dilihatnya orang yang yang kulit dan dagingnya lepas. Ruh Aslina bertanya lagi ke amalnya tentang orang tersebut. Amalnya mengatakan bahwa manusia tersebut tidak pernah shalat. Selanjutnya tampak pula oleh ruh Aslina manusia yang dihujamkan besi ke tubuhnya. Ternyata orang itu adalah manusia yang suka berzina. Tampak juga orang saling bunuh, manusia itu ketika hidup suka bertengkar dan mengancam orang lain.
Dilihatkan juga pada ruh Aslina, orang yang ditusuk dengan 80 tusukan, setiap tusukan terdapat 80 mata pisau yang tembus ke dadanya, lalu berlumuran darah, orang tersebut menjerit dan tidak ada yang menolongnya. Ruh Aslina bertanya pada amalnya. Dan dijawab orang tersebut adalah orang juga suka membunuh. Ada pula orang yang dihempaskan ke tanah lalu dibunuh. Orang tersebut adalah anak yang durhaka dan tidak mau memelihara orang tuanya ketika di dunia.
Perjalanan menelusuri lorong waktu terus berlanjut. Sampailah ruh Aslina di malam yang gelap, kelam dan sangat pekat sehingga dua malaikat dan amalnya yang ada disisinya tak tampak. Tiba-tiba muncul suara orang mengucap : Subnallah, Alhamdulillah dan Allahu Akbar. Tiba-tiba ada yang mengalungkan sesuatu di lehernya. Kalungan itu ternyata tasbih yang memiliki biji 99 butir.
Perjalanan berlanjut. Ia nampak tepak tembaga yang sisi-sisinya mengeluarkan cahaya, di belakang tepak itu terdapat gambar Ka’bah. Di dalam tepak terdapat batangan emas. Ruh Aslina bertanya pada amalnya tentang tepak itu. Amalnya menjawab tepak tersebut adalah husnul khatimah. (Husnul khatimah secara literlek berarti akhir yang baik. Yakni keadaan dimana manusia pada akhir hayatnya dalam keadaan (berbuat) baik, red).
Selanjutnya ruh Aslina mendengarkan azan seperti azan di Mekkah. Ia pun mengatakan kepada amalnya. ”Saya mau shalat.” Lalu dua malaikat yang memimpinnya melepaskan tangan ruh Aslina. ”Saya pun bertayamum, saya shalat seperti orang-orang di dunia shalat,” ungkap Aslina. Selanjutnya ia kembali dipimpin untuk melihat Masjid Nabawi. Lalu diperlihatkan pula kepada ruh Aslina, makam Nabi Muhammad SAW. Dimakam tersebut batangan-batangan emas di dalam tepak ”husnul khatimah” itu mengeluarkan cahaya terang. Berikutnya ia melihat cahaya seperti matahari tapi agak kecil. Cahaya itu pun bicara kepada ruh Aslina. ”Tolong kau sampaikan kepada umat, untuk bersujud di hadapan Allah.”
Selanjutnya ruh Aslina menyaksikan miliaran manusia dari berbagai abad berkumpul di satu lapangan yang sangat luas. Ruh Aslina hanya berjarak sekitar lima meter dari kumpulan manusia itu. Kumpulan manusia itu berkata. ”Cepatlah kiamat, aku tak tahan lagi di sini Ya Allah.” Manusia-manusia itu juga memohon. ”Tolong kembalikan aku ke dunia, aku mau beramal.”
Begitulah di antara cerita Aslina terhadap apa yang dilihat ruhnya saat ia mati suri. Dalam kesaksiaannya ia senantiasa mengajak hadirin yang datang pada pertemuan alumni ESQ itu untuk bertaubat dan beramal shaleh serta tidak melanggar aturan Allah. Setelah kesaksian Aslina, instruktur Pelatihan ESQ Legisan Sugimin yang telah mendapat lisensi dari Ary Ginanjar (pengarang buku sekaligus penemu metode Pelatihan ESQ) menjelaskan bahwa fenomena mati suri dan apa yang disaksikan oleh orang yang mati suri pernah diteliti ilmuan Barat. Legisan mengemukakan pula, mungkin di antara alumni ESQ yang hadir pada Ahad (24/9) malam itu ada yang tidak percaya atau ragu terhadap kesaksian Aslina. Tapi yang jelas, lanjutnya, rata-rata orang yang mati suri merasakan dan melihat hal yang hampir sama.
”Apa yang disampaikan Aslina, mungkin bukti yang ditunjukkan Allah kepada kita semua,” ujarnya. Legisan menjelaskan penelitian oleh Dr Raymond A Moody Jr tentang mati suri. Raymond mengemukakan orang mati suri itu dibawa masuk ke lorong waktu, di sana ia melihat rekaman seluruh apa yang telah ia lakukan selama hidupnya. Dan diakhir pengakuan orang mati suri itu berkata: ”Dan aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya.”
Menanggapi kesaksian Aslina yang melihat orang-orang berteriak ingin dikembalikan ke dunia dan ingin beramal serta penelitian Raymond yang menyebutkan ”aku ingin agar aku dapat kembali dan membatalkan semuanya,” Legisan mengutip ayat Al-Quran Surat Al-Mu’muninun (23) ayat 99-100:
Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:”Ya, Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia).”(99) . Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.(100).
Sebagai penguat dalil agar manusia bertaubat, dikutipkan juga Quran Surat Az-Zumar ayat 39: ”Dan kembalilah kamu kepada Tuhan-Mu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).”
Usai pertemuan alumni itu, Aslina meminta nasehat dari Legisan. Intruktur ESQ itu menyarankan agar Aslina senatiasa berdakwah dan menyampaikan kesaksiaannya saat mati suri kepada masyarakat agar mereka bertaubat dan senantiasa mentaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Setelah acara, banyak di antara alumni yang bersimpati dan ingin membantu pengobatan sakit gondoknya. Para hadirinpun menyempat diri untuk berfoto bersama Aslina.
Semoga pembaca dapat mengambil pelajaran dari kesaksiaan tersebut.
NB : Bagikan cerita ini kepada semua orang, agar mereka mendapat hikmahnya dari cerita ini. Ternyata hidup ini hanya sementara, dan hanya amal serta hati yang bersih yang menuntun kita menuju jalan kehadapan Ilahi
Senin, 16 Agustus 2010
Rabu, 11 Agustus 2010
Wedang Jahe, Minuman Sehat Berbuka
Foto: unessentials.efahmi.info
Saat puasa, kadang kita mengalami yang namanya 'lapar mata'. Hampir setiap makanan dan minuman yang dilihat lantas dipingini untuk berbuka. Padahal belum tentu makanan dan minuman itu nantinya bisa langsung disantap, atau bahkan justru membuat lambung Anda yang seharian kosong jadi 'kaget' dibuatnya.
Nah, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan coba deh buat minuman tradisional ini. Yak, wedang jahe ini cukup baik disajikan sebagai minuman berbuka puasa yang enak dan juga sehat! Mengapa demikian? hal ini disebabkan oleh gas lambung yang berada di dalam lambung meningkat selama Anda berpuasa. Untuk menghilangkannya cukup dengan meminum wedang jahe.
Rasa hangat dari jahe, kapulaga, dan juga cengkih bisa menghangatkan lambung dan membuang gas yang berada di dalamnya. Sehingga saat di isi dengan hidangan lain, lambung tidak kaget dan juga tidak mengalami kram sesudahnya. Selain itu, sumber rasa manis nya bisa menggantikan tenaga yang hilang setelah seharian puasa. Nah, kalau Anda ingin mencoba membuatnya di rumah sepulang kerja nanti bisa di coba resep singkat ini.
Bahan yang perlu disiapkan antara lain, bakarlah 6 cm jahe tua dan 4 cm jahe merah hingga kulitnya mengelupas, bersihkan lalu memarkan. Rebus 750 ml air bersama 1 lembar daun pandan, 1 batang serai yang dimemarkan, 2 butir cengkih, 2 butir kapulaga dan 5 butir merica putih/hitam hingga mendidih. Masukkan jahe dan tambahkan 100 g gula merah dan 2 sdm gula pasir. Rebus dengan api kecil sampai air menyusut seperempat bagian. Angkat dan saring. Jika suka, wedang jahe ini enak juga dinikmati dengan madu.
Oleh : Detik food
Selasa, 03 Agustus 2010
Kenapa Tanpa Sadar Orang Sering Bersenandung?
Vera Farah Bararah - detikHealth
ilustrasi (Foto: thinkstock)
Para ahli menuturkan kondisi ini disebut dengan earworms (atau ohrwurms dalam bahasa Jerman). Kondisi ini bukan berarti ada parasit yang masuk ke dalam telinga.
Tapi karena lagu tersebut telah terjebak di kepala seseorang sehingga menyebabkan 'cognitive itch' atau 'brain itch', yaitu suatu kebutuhan untuk mengisi celah di dalam otak oleh irama lagu.
Dikutip dari Howstuffworks, Selasa (3/8/2010) ketika seseorang mendengarkan lagu, maka akan memicu bagian dari otak yang disebut dengan auditory cortex (korteks pendengaran).
Peneliti dari Dartmouth University menemukan bahwa ketika seseorang mendengarkan sebuah lagu, maka secara otomatis korteks pendengaran akan terisi dengan lagu tersebut. Dengan kata lain otak akan terus menyanyi hingga lagu tersebut berakhir.
Semakin sering lagu tersebut di dengar, maka lagu ini akan berulang-ulang di putar di dalam pikiran seseorang. Nantinya lagu ini akan terjebak di dalam kepala seseorang, sehingga tanpa disadari seseorang akan menyanyikan lagu tersebut.
Semakin orang berusaha untuk tidak memikirkan lagu tersebut, maka akan semakin sulit lagu tersebut dikeluarkan dari kepala. Contohnya seseorang tiba-tiba sadar, 'Kok nyanyi lagu ini sih, nggak mau ah'. Tapi semakin tidak ingin menyanyikan lagu itu semakin sulit lagu itu keluar dari otak.
Beberapa ahli lainnya menuturkan bahwa earworms adalah salah satu cara untuk menjaga agar otak tetap sibuk. Kondisi ini juga dikenal dengan nama 'repetunitis' hingga 'melodymania'.
James Kellaris dari University of Cincinnati College yang pernah melakukan penelitian tentang earworms dan brain itch menuturkan bahwa kaum perempuan, musisi, orang yang memiliki gangguan saraf serta orang yang lelah dan stres adalah kelompok yang paling rentan terkena earworms.
Pada umumnya lagu dengan melodi yang sederhana, ceria, menarik atau berulang cenderung lebih mudah terjebak di dalam kepala seseorang. Sekitar 74 persen seseorang terjebak oleh sebuah lirik lagu, sekitar 15 persen terjebak oleh jingle iklan dan 11 persen terjebak oleh lagu-lagu instrumen.
Sebagian besar earworms bisa hilang dengan sendirinya, tapi jika lagu tersebut sudah sangat mengganggu pikiran seseorang ada beberapa hal yang bisa dicoba untuk menghilangkannya dari dalam kepala, yaitu:
- Cobalah untuk menyanyikan lagu atau memainkan melodi lain dengan menggunakan instrumen.
- Beralihlah ke aktivitas lain yang bisa membuat seseorang menjadi sibuk, sehingga pikirannya tidak tertuju pada sebuah lagu.
- Usahakan untuk mendengarkan beberapa jenis lagu.
- Cobalah untuk menyalakan radio sehingga seseorang tidak hanya mendengarkan satu lagu yang sama secara terus menerus.
Minggu, 25 Juli 2010
Kritik Anda adalah Kue Anda
"Anda tidak berhak dipuji kalau tidak
bisa menerima kritikan."
-- Halle Berry, 2005
Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan
Halle Berry, artis peraih Oscar melalui
film James Bond 'Die Another Day' di
tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie
Award.
Razzie Award adalah penghargaan yang
diberikan kepada mereka yang dinilai
aktingnya buruk. Label pemain terburuk
ini didapatkan Halle setelah memainkan
perannya di film 'Cat Woman'.
Ia adalah orang yang pertama kali
langsung datang ke tempat pemberian
penghargaan tersebut.
Tidak ada Aktor dan Artis lain
sebelumnya yang sanggup datang dan
hanya menyampaikan pesannya melalui
video.
Sambutannya sungguh menarik : "Saya
menerima penghargaan ini dengan tulus.
Saya menganggap ini sebagai kritik
bagi saya untuk tampil lebih baik di
film-film saya berikutnya. Saya masih
ingat pesan ibu saya bahwa... 'Kamu
tidak berhak dipuji kalau kamu tidak
bisa menerima kritikan'."
Tepukan tangan sambil berdiri sebagai
bentuk ketakjuban dari para hadirin
sangat memeriahkan malam itu. Ya,
sangat sedikit orang yang sanggup
menerima kritikan seperti Halle.
Nah, sekarang, apa arti kritik bagi
anda? Apakah itu musibah buruk?
Seperti bencana yang tidak terduga,
atau... simbol kehancuran diri? Adakah
yang bisa menganggap kritik layaknya ia
menerima pujian?
Kritik memiliki banyak bentuk...
Kritik bisa berupa nasehat, obrolan,
sindiran, guyonan, hingga cacian pedas.
Wajar saja jika setiap orang tidak suka
akan kritik.
Bagaimanapun, akan lebih menyenangkan
jika kita berlaku dan tampil sempurna,
memuaskan semua orang dan mendapatkan
pujian.
Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa
kita bisa aman dari kritik? Tokh kita
hanyalah manusia dengan segala
keterbatasannya. Dan nyatanya, di dunia
ini lebih banyak orang yang suka
mengkritik, daripada dikritik. :-)
Kalau Anda suka sepak bola, pasti
sering mengamati para komentator dalam
mengeluarkan pernyataan pedasnya.
Padahal belum tentu kepandaian mereka
dalam mengkritik orang lain sebanding
dengan kemampuannya jika disuruh
memainkan bola sendiri di lapangan. ;-)
Belum lagi para pakar dan pengamat
politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka
ramai-ramai berkomentar kepada publik,
seolah pernyataan merekalah yang paling
benar. :-)
Namun bukan itu permasalahannya!
Pertanyaannya sekarang adalah...
seandainya Anda mendapatkan kritikan,
yang sakitnya melebihi tamparan, apa
yang harus Anda lakukan?
Jawabannya adalah...
=> Nikmatilah setiap kritikan layaknya
kue kegemaran kita!
Mungkinkah? Mengapa tidak! :-)
Kita mempunyai wewenang penuh untuk
mengontrol perasaan kita.
So, jangan pernah bosan untuk memburu
kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan
lapang dada! :-)
Sumber: Anne Ahira (Asian Brain)
bisa menerima kritikan."
-- Halle Berry, 2005
Itulah kalimat dahsyat yang disampaikan
Halle Berry, artis peraih Oscar melalui
film James Bond 'Die Another Day' di
tahun 2004 ketika mendapat piala Razzie
Award.
Razzie Award adalah penghargaan yang
diberikan kepada mereka yang dinilai
aktingnya buruk. Label pemain terburuk
ini didapatkan Halle setelah memainkan
perannya di film 'Cat Woman'.
Ia adalah orang yang pertama kali
langsung datang ke tempat pemberian
penghargaan tersebut.
Tidak ada Aktor dan Artis lain
sebelumnya yang sanggup datang dan
hanya menyampaikan pesannya melalui
video.
Sambutannya sungguh menarik : "Saya
menerima penghargaan ini dengan tulus.
Saya menganggap ini sebagai kritik
bagi saya untuk tampil lebih baik di
film-film saya berikutnya. Saya masih
ingat pesan ibu saya bahwa... 'Kamu
tidak berhak dipuji kalau kamu tidak
bisa menerima kritikan'."
Tepukan tangan sambil berdiri sebagai
bentuk ketakjuban dari para hadirin
sangat memeriahkan malam itu. Ya,
sangat sedikit orang yang sanggup
menerima kritikan seperti Halle.
Nah, sekarang, apa arti kritik bagi
anda? Apakah itu musibah buruk?
Seperti bencana yang tidak terduga,
atau... simbol kehancuran diri? Adakah
yang bisa menganggap kritik layaknya ia
menerima pujian?
Kritik memiliki banyak bentuk...
Kritik bisa berupa nasehat, obrolan,
sindiran, guyonan, hingga cacian pedas.
Wajar saja jika setiap orang tidak suka
akan kritik.
Bagaimanapun, akan lebih menyenangkan
jika kita berlaku dan tampil sempurna,
memuaskan semua orang dan mendapatkan
pujian.
Tapi siapa yang bisa menjamin bahwa
kita bisa aman dari kritik? Tokh kita
hanyalah manusia dengan segala
keterbatasannya. Dan nyatanya, di dunia
ini lebih banyak orang yang suka
mengkritik, daripada dikritik. :-)
Kalau Anda suka sepak bola, pasti
sering mengamati para komentator dalam
mengeluarkan pernyataan pedasnya.
Padahal belum tentu kepandaian mereka
dalam mengkritik orang lain sebanding
dengan kemampuannya jika disuruh
memainkan bola sendiri di lapangan. ;-)
Belum lagi para pakar dan pengamat
politik, ekonomi, maupun sosial. Mereka
ramai-ramai berkomentar kepada publik,
seolah pernyataan merekalah yang paling
benar. :-)
Namun bukan itu permasalahannya!
Pertanyaannya sekarang adalah...
seandainya Anda mendapatkan kritikan,
yang sakitnya melebihi tamparan, apa
yang harus Anda lakukan?
Jawabannya adalah...
=> Nikmatilah setiap kritikan layaknya
kue kegemaran kita!
Mungkinkah? Mengapa tidak! :-)
Kita mempunyai wewenang penuh untuk
mengontrol perasaan kita.
Berikut tips untuk Anda saat menghadapi
kritik:
1. Ubah Paradigma anda Terhadap Kritik
Anda, tidak sedikit orang yang jatuh
hanya gara-gara kritik, meski tidak
semua kritik itu benar dan perlu
ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan
adanya yang *masih peduli* kepada kita.
Coba perhatikan perusahaan-perusahaan
besar yang harus mengirimkan berbagai
survey untuk mengetahui kelemahannya.
Bayangkan jika anda harus melakukan
hal yang sama, mengeluarkan banyak uang
hanya untuk mengetahui kekurangan
anda! LoL. :-)
Kritik merupakan kesempatan untuk
koreksi diri. Tentu saja akan
menyenangkan jika mengetahui secara
langsung kekurangan kita, daripada
sekedar menerima dampaknya, seperti
dikucilkan misalnya.
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik
Tidak ada salahnya mencari tahu detil
kritik yang disampaikan. Anda bisa
belajar dari mereka dan melakukan
koreksi terhadap diri Anda. Bisa jadi
kritik yang disampaikan benar adanya.
Jika perlu, justru carilah orang yang
mau memberikan kritik sekaligus saran
kepada anda. Tokh anda tidak akan
menjadi rendah dengan hal itu.
Justru sebaliknya, pendapat orang bisa
jadi membuka persepsi, wawasan, maupun
paradigma baru yang mendukung goal
anda.
3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!
Tanggapi kritik dengan bijak. Anda
tidak perlu merasa marah atau
memasukkannya ke dalam hati. Toh
menyampaikan pendapat adalah hak semua
orang.
Nikmatilah apapun yang mereka
sampaikan. Tidak ada ruginya untuk
ringan dalam mema'afkan seseorang.
Anggaplah semua itu untuk perbaikan
yang menguntungkan Anda kelak.
Jangan pernah anda balas kritik dengan
kritik. Karena hal ini hanya akan
membuat perdebatan, menguras tenaga &
pikiran. Tidak ada gunanya...
4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^
Ini semua bisa melatih mental kita agar
bisa *tegar* menghadapi ujian yang
lebih hebat di kemudian hari.
Singkatnya, kita memang hanya layak
dipuji jika sudah berani menerima
kritikan. Meski tidak mudah, asah terus
keberanian anda untuk menikmati kritik
layaknya menikmati kue anda.
Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan
datang apabila kita sudah melakukan
sesuatu yang berharga.
1. Ubah Paradigma anda Terhadap Kritik
Anda, tidak sedikit orang yang jatuh
hanya gara-gara kritik, meski tidak
semua kritik itu benar dan perlu
ditanggapi. Padahal, kritik menunjukkan
adanya yang *masih peduli* kepada kita.
Coba perhatikan perusahaan-perusahaan
besar yang harus mengirimkan berbagai
survey untuk mengetahui kelemahannya.
Bayangkan jika anda harus melakukan
hal yang sama, mengeluarkan banyak uang
hanya untuk mengetahui kekurangan
anda! LoL. :-)
Kritik merupakan kesempatan untuk
koreksi diri. Tentu saja akan
menyenangkan jika mengetahui secara
langsung kekurangan kita, daripada
sekedar menerima dampaknya, seperti
dikucilkan misalnya.
2. Cari tahu sudut pandang si pengkritik
Tidak ada salahnya mencari tahu detil
kritik yang disampaikan. Anda bisa
belajar dari mereka dan melakukan
koreksi terhadap diri Anda. Bisa jadi
kritik yang disampaikan benar adanya.
Jika perlu, justru carilah orang yang
mau memberikan kritik sekaligus saran
kepada anda. Tokh anda tidak akan
menjadi rendah dengan hal itu.
Justru sebaliknya, pendapat orang bisa
jadi membuka persepsi, wawasan, maupun
paradigma baru yang mendukung goal
anda.
3. Kritik tidak perlu dibalas dengan kritik!
Tanggapi kritik dengan bijak. Anda
tidak perlu merasa marah atau
memasukkannya ke dalam hati. Toh
menyampaikan pendapat adalah hak semua
orang.
Nikmatilah apapun yang mereka
sampaikan. Tidak ada ruginya untuk
ringan dalam mema'afkan seseorang.
Anggaplah semua itu untuk perbaikan
yang menguntungkan Anda kelak.
Jangan pernah anda balas kritik dengan
kritik. Karena hal ini hanya akan
membuat perdebatan, menguras tenaga &
pikiran. Tidak ada gunanya...
4. Terimalah kritikan dengan senyuman. ^_^
Ini semua bisa melatih mental kita agar
bisa *tegar* menghadapi ujian yang
lebih hebat di kemudian hari.
Singkatnya, kita memang hanya layak
dipuji jika sudah berani menerima
kritikan. Meski tidak mudah, asah terus
keberanian anda untuk menikmati kritik
layaknya menikmati kue anda.
Ingat, pujian dan apresiasi hanya akan
datang apabila kita sudah melakukan
sesuatu yang berharga.
So, jangan pernah bosan untuk memburu
kritik, dan tanggapilah setiap kritik dengan
lapang dada! :-)
Sumber: Anne Ahira (Asian Brain)
Senin, 24 Mei 2010
**TIGA MUTIARAKU**
Ketika ketiga mutiara indahku pergi, maka doaku untukmu mutiaraku..............
jagalah hatimu..........
temukan hidupmu..........
lantunkan imanmu..............
iringi dengan sujudmu............
rindukan penciptamu.....................
tunduklah bila jaya................................
tegaklah dijalan-Nya....................................
dan untukmu.......... aku merindukanmu dari dasar hatiku........
jagalah hatimu..........
temukan hidupmu..........
lantunkan imanmu..............
iringi dengan sujudmu............
rindukan penciptamu.....................
tunduklah bila jaya................................
tegaklah dijalan-Nya....................................
dan untukmu.......... aku merindukanmu dari dasar hatiku........
Minggu, 16 Mei 2010
AKU INGIN SEMBUH
Pusingku kembali hadir, apalagi telingaku seperti tak mendengar suara apapun, terdengar kecil sekali. Ya Allah.... apakah penyakitku bertambah parah?......
Ada kecemasan dibatinku, ada perasaan sedih tak terperikan, apakah aku sudah dilanda keputus asaan?....... Biarkan aku ikhlas Ya Allah, berikan aku kekuatan hati, bersihkan hatiku dari perasaan ini?.....
Kata dokter penyakitku tak bisa sembuh dan harus dioperasi.... aku sudah direkomendasikan di Rumah sakit C, tapi aku takut, aku tak bisa, aku tak mau kehilangan apapun......
Jika kenyataan itu teramat perih biarkan kulanjutkan dengan senyuman......
Ada yang mengatakan penyakit apapun pasti ada obatnya, tapi perekonomianku sangat minim, apa yang harus aku lakukan, aku hanya bisa berdoa dan pasrah, menunggu sebuah keajaiban.....
Hanya keinginanku bila aku sembuh kelak, aku ingin tersenyum bahagia, aku ingin tertawa bersama anak-anakku........ mudah-mudahan Allah mendengar doaku..... ''Sembuhkan aku Yang Maha Penyayang''...... Amin......
Ada kecemasan dibatinku, ada perasaan sedih tak terperikan, apakah aku sudah dilanda keputus asaan?....... Biarkan aku ikhlas Ya Allah, berikan aku kekuatan hati, bersihkan hatiku dari perasaan ini?.....
Kata dokter penyakitku tak bisa sembuh dan harus dioperasi.... aku sudah direkomendasikan di Rumah sakit C, tapi aku takut, aku tak bisa, aku tak mau kehilangan apapun......
Jika kenyataan itu teramat perih biarkan kulanjutkan dengan senyuman......
Ada yang mengatakan penyakit apapun pasti ada obatnya, tapi perekonomianku sangat minim, apa yang harus aku lakukan, aku hanya bisa berdoa dan pasrah, menunggu sebuah keajaiban.....
Hanya keinginanku bila aku sembuh kelak, aku ingin tersenyum bahagia, aku ingin tertawa bersama anak-anakku........ mudah-mudahan Allah mendengar doaku..... ''Sembuhkan aku Yang Maha Penyayang''...... Amin......
Jumat, 30 April 2010
BISNIS DAN HIDUPKU
Bisnis kata orang begitu menjanjikan, iya benar.. akupun merasakannya........
punya uang banyak, relasi yang lumayan banyak, pengalaman yang luar biasa, tapi ada sesuatu yang buatku tempuruk pada waktu aku melakukan bisnis itu sendiri, ada cerita yang keluar dari jalur bisnis itu sendiri, dengan adanya kecurangan dari sekian orang-orang didalam dunia bisnis yang buatku merasa seperti mengotori bisnis, sedang aku berjuang bersusah payah dalam menggapai cita-cita, bukan hanya materi, kondisi fisik, perasaan, keadaan iklim ; yang sering kehujanan, panas, juga ketika diwaktu aku sakit yang parah sampai yang biasa saja...
siperusak tidak akan pernah tahu arti seorang bunda, kecurangannya buatku hancur, menangispun sering....
begitu bisanya karena dia cemburu, begitu anehnya dia membuangku dengan kata-katanya yang meleset dari apa yang dia bicarakan, dan mengatakan kebenaran yang tak pernah ia ucapkan sama sekali....
Iya... aku marah, kesal, sumpah serapah aku lontarkan, tapi aku tak bisa untuk berontak membencinya, aku juga tak bisa dendam, ingin..... ingin sekali aku protes, tapi aku hanya bisa menangis, lkok ada perempuan seperti itu...
Jadi ibu rumah tangga sangat mulia, tapi perempuan itu menghancurkan bisnisku, aku kacau, keluargaku berantakan, anakku mau makan apa setelah ini? akhirnya aku jadi ibu rumah tangga sejati buat anak-anakku, dan harus cukup dengan hasil yang sekarang. Alhamdulillah keluarga kami bisa menikmati kehidupan seperti biasanya, walau sakit yang masih kurasa, dan perempuan itu telah hengkang 2 tahun kemudian dari tempat itu, aku lega? entahlah... yang penting sekarang aku bahagia bersama anak-anakku, dan ada bisnis kecil-kecilan walau tak sebesar dulu.
Walau terseok-seok, hanya sebait dalam hidup yang kuingat, ''Allah tak pernah tidur'', dan hamparan kebahagiaan terhampar luas, dan bilamana akan ada yang hilang, maka akan terganti dengan yang lain yang lebih baik, dan ini hanya untuk orang yang mengerti akan hidup dan kehidupan, bisnis bukan hidup untuk kemarin, tapi untuk hari berikutnya dan seterusnya.... dan hidup bukan hanya bisnisku yang kemarin, ada anak-anakku disisiku.
punya uang banyak, relasi yang lumayan banyak, pengalaman yang luar biasa, tapi ada sesuatu yang buatku tempuruk pada waktu aku melakukan bisnis itu sendiri, ada cerita yang keluar dari jalur bisnis itu sendiri, dengan adanya kecurangan dari sekian orang-orang didalam dunia bisnis yang buatku merasa seperti mengotori bisnis, sedang aku berjuang bersusah payah dalam menggapai cita-cita, bukan hanya materi, kondisi fisik, perasaan, keadaan iklim ; yang sering kehujanan, panas, juga ketika diwaktu aku sakit yang parah sampai yang biasa saja...
siperusak tidak akan pernah tahu arti seorang bunda, kecurangannya buatku hancur, menangispun sering....
begitu bisanya karena dia cemburu, begitu anehnya dia membuangku dengan kata-katanya yang meleset dari apa yang dia bicarakan, dan mengatakan kebenaran yang tak pernah ia ucapkan sama sekali....
Iya... aku marah, kesal, sumpah serapah aku lontarkan, tapi aku tak bisa untuk berontak membencinya, aku juga tak bisa dendam, ingin..... ingin sekali aku protes, tapi aku hanya bisa menangis, lkok ada perempuan seperti itu...
Jadi ibu rumah tangga sangat mulia, tapi perempuan itu menghancurkan bisnisku, aku kacau, keluargaku berantakan, anakku mau makan apa setelah ini? akhirnya aku jadi ibu rumah tangga sejati buat anak-anakku, dan harus cukup dengan hasil yang sekarang. Alhamdulillah keluarga kami bisa menikmati kehidupan seperti biasanya, walau sakit yang masih kurasa, dan perempuan itu telah hengkang 2 tahun kemudian dari tempat itu, aku lega? entahlah... yang penting sekarang aku bahagia bersama anak-anakku, dan ada bisnis kecil-kecilan walau tak sebesar dulu.
Walau terseok-seok, hanya sebait dalam hidup yang kuingat, ''Allah tak pernah tidur'', dan hamparan kebahagiaan terhampar luas, dan bilamana akan ada yang hilang, maka akan terganti dengan yang lain yang lebih baik, dan ini hanya untuk orang yang mengerti akan hidup dan kehidupan, bisnis bukan hidup untuk kemarin, tapi untuk hari berikutnya dan seterusnya.... dan hidup bukan hanya bisnisku yang kemarin, ada anak-anakku disisiku.
Selasa, 20 April 2010
seni
Dunia mengakui kalau Indonesia adalah negara yang kaya akan seni, keaneragaman budaya, adat, keragaman bahasa, serta tempat wisata yang elok..........
Kita harusnya bangga, dan terus melestarikannya, salah satunya seni tari, kemungkinan orang semakin lupa dengan tarian adat, tarian beraneka ragam daerah, yang pasti tari itu sendiri telah terancam punah.... Ada kiranya teman-teman masih ingat dengan tari bagong kusumodiarjo, yang teramat kental dengan tarian cepat dan gagahnya, dan kita bisa berkreasi didalamnya, tarian Ninik towok yang khas dengan bermacam-macam topengnya...
Mungkin teman-teman sudah lupa dengan kesenian tari bali yang memperagakan khas matanya, dan tari-tari daerah lain yang semakin sepi, dan terancam hilang...
Adakah dari teman-teman untuk berkarya dari berbagai bidang seni, menyelaminya, memperkenalkannya, jangan sampai punah budaya kita, dan jangan sampai diakui oleh negara lain.
Lestarikanlah................
Kita harusnya bangga, dan terus melestarikannya, salah satunya seni tari, kemungkinan orang semakin lupa dengan tarian adat, tarian beraneka ragam daerah, yang pasti tari itu sendiri telah terancam punah.... Ada kiranya teman-teman masih ingat dengan tari bagong kusumodiarjo, yang teramat kental dengan tarian cepat dan gagahnya, dan kita bisa berkreasi didalamnya, tarian Ninik towok yang khas dengan bermacam-macam topengnya...
Mungkin teman-teman sudah lupa dengan kesenian tari bali yang memperagakan khas matanya, dan tari-tari daerah lain yang semakin sepi, dan terancam hilang...
Adakah dari teman-teman untuk berkarya dari berbagai bidang seni, menyelaminya, memperkenalkannya, jangan sampai punah budaya kita, dan jangan sampai diakui oleh negara lain.
Lestarikanlah................
SENYUM
Senyum untuk sebagian orang adalah kebahagiaan yang terpancar pada orang itu sendiri.
Dan hakekatnya senyum merupakan hadiah termahal untuk seseorang, dengan senyum kita punya arti yang tulus dan baik, dan merupakan sumber ibadah, tapi apakah orang akan berupaya untuk memberi senyum yang tulus ikhlas, tanpa harus menginginkan imbalan?....
Tapi jangan sekali-kali kita senyum-senyum sendiri, bisa berakibat fatal, dan tak sedikit orang bilang "gila", sebutan terkeren yang sering kudengar.
Tapi apakah kita termasuk orang yang bisa tersenyum ketika kita mendapatkan musibah, atau kebencian dari seseorang....
Ternyata tidak semudah itu kita memberi senyuman ke seseorang, bisa-bisa dibilang ngledek atau genit?.... ckckck...repotnya....
Hemmmm..........kira-kira, anda termasuk yang murah senyum atau yang mahal senyum....
Dan hakekatnya senyum merupakan hadiah termahal untuk seseorang, dengan senyum kita punya arti yang tulus dan baik, dan merupakan sumber ibadah, tapi apakah orang akan berupaya untuk memberi senyum yang tulus ikhlas, tanpa harus menginginkan imbalan?....
Tapi jangan sekali-kali kita senyum-senyum sendiri, bisa berakibat fatal, dan tak sedikit orang bilang "gila", sebutan terkeren yang sering kudengar.
Tapi apakah kita termasuk orang yang bisa tersenyum ketika kita mendapatkan musibah, atau kebencian dari seseorang....
Ternyata tidak semudah itu kita memberi senyuman ke seseorang, bisa-bisa dibilang ngledek atau genit?.... ckckck...repotnya....
Hemmmm..........kira-kira, anda termasuk yang murah senyum atau yang mahal senyum....
Senin, 19 April 2010
intan
Bayi itu terlahir tak bersalah, tapi ketika aku terlahir, suara tangis bayi yang mungil tak bisa lunturkan perasaan iba mama, tapi ada lengan tangan kekar papa menggendong aku dengan sayang.''Apa salah dia ma?''..... Dia hanya bayi mungil yang tak tahu apa-apa...
Namaku Intan pemberian orang tuaku ketika aku terlahir didunia ini, sebenarnya aku tak mau terlahirkan, tapi karena nama Intan, membuat aku akan berusaha berjuang untuk menjalaninya... nama bagus, tapi membuatku harus bekerja keras untuk menjalani kehidupan yang ada didepanku....
Aku sudah berumur 3 tahun, tapi kebiasaan mama kepadaku tak pernah berubah, tidak seperti adikku Toni yang selalu disayang mama, kami hanya terpaut 1,5 tahun, tapi perbedaan kami terlampau jauh... Semua karena kisah mama dan papa yana dijodohin sama keluarga papa, karena mama sendiri adalah yatim piatu, dan aku sadar kenapa mama berontak dan tidak menyayangiku.
Nenekku akhirnya membawaku kekampungnya, karena tak tega dengan perlakuan mama terhadapku.
Aku bahagia bersama nenek, aku mejadi gemuk, manis, berambut panjang...
Pada waktu itu belum ada tv, tapi nenek suka membawaku ketetangga untuk nonton tv walau betapa jauh jarak tetangga kami yang punya tv, klo waktu sudah malam nenek menggendongku, nenek favorit banget dengan acara ketoprak dan serial ACI.
Dan tak jarang aku suka lihat ludruk yang lumayan jauh letaknya, aku benar-benar bahagia bersama nenek. Oh ya, aku suka dibikinin makanan kesukaanku, botok landing dan bubur ketan hitam.... hemmm.... rasanya enak banget.
Setelah usiaku genap 6 tahun, aku disekolahin nenek di SD sepat, nenek dengan senangnya membelikanku peralatan tulis dan tas.... yah biarpun pada saat itu kita belum mengenal sepatu, aku harus bertelanjang kaki dari rumah kesekolah.
Sudah terlalu lama aku tak berjumpa dengan orang tuaku, aku malah mengira kalau nenekku adalah orang tuaku, tapi yang buatku heran, setiap bulan aku mendapat mainan yang banyak....
Oh ya, aku juga hidup bersama dengan budeku, dia berjualan makanan dipasar, aku suka pagi-pagi ikut-ikutan bangun subuh buat melihat aktivitas bude, juga hanya sekedar nyobain makanan buatan bude...
Aku juga punya tetangga tak lain anak-anak bude yang telah menikah, biar aku tak serumah, aku suka disuruh-suruh anak mbakku itu, tak lain ponakanku, buat ngerjain pekerjaan rumah....
Aku begitu takut dengan pelototan mata mas iparku, akhirnya setiap suruhan ponakanku aku nurut aja.
Waktu berlalu dengan cepat, ketika aku sedang mencari asem dikebun tetangga (asem rontokan dari pohon), aku dikejutkan dengan suara temanku yang mengatakan kalau mama papaku akan datang, sedang aku sendiri bingung, bukannya mamaku ya nenekku itu....
Walau masih SD klas satu, aku juga sudah ditaksir dengan teman skelasku joko, yang anaknya cakep, kaya, baik, hehehe.... padahal aku tak tahu apa itu ditaksir, maklum 6 tahun usiaku...
Pada saat itu aku juga sekelas dengan keponakanku yg bernama niny, kami suka mencuri ketimun disawah orang, yang kami pikir itu milik kami, pantes aja kami suka dibilang kancil....
Niny suka banget sama joko, berbagai cara dia menarik perhatian joko, tapi tak sedikitpun joko menanggapinya... Sedang aku sendiri, tetap tak tahu kalau joko ada perhatian sama aku.
Akhirnya waktu itu tiba, aku tiba-tiba dipanggil guruku, kalau orang tuaku datang buat menjemput, dan kebetulan pada saat itu aku genap berusia 6 tahun.
Ada sedikit keraguan, dan rasa asing pada diriku, rasanya aneh aku punya mama yang sangat cantik seperti itu, dan papa, yang tak pernah aku kenal sedikitpun.
Aku digendong papa, aju dibawa pergi dari sekolah itu, dan dari ekor mataku, aku bisa melihat kesedihan joko diwajahnya, dan semenjak itu, aku tak pernah melihatnya lagi sampai sekarang.
Aku di bawa jalan-jalan mama dan papa kekebun binatang Jurug, selama itu aku baru sekarang ini melihat kebun binatang, rasanya asik banget, aku bahagia....
Bersambung...........
Namaku Intan pemberian orang tuaku ketika aku terlahir didunia ini, sebenarnya aku tak mau terlahirkan, tapi karena nama Intan, membuat aku akan berusaha berjuang untuk menjalaninya... nama bagus, tapi membuatku harus bekerja keras untuk menjalani kehidupan yang ada didepanku....
Aku sudah berumur 3 tahun, tapi kebiasaan mama kepadaku tak pernah berubah, tidak seperti adikku Toni yang selalu disayang mama, kami hanya terpaut 1,5 tahun, tapi perbedaan kami terlampau jauh... Semua karena kisah mama dan papa yana dijodohin sama keluarga papa, karena mama sendiri adalah yatim piatu, dan aku sadar kenapa mama berontak dan tidak menyayangiku.
Nenekku akhirnya membawaku kekampungnya, karena tak tega dengan perlakuan mama terhadapku.
Aku bahagia bersama nenek, aku mejadi gemuk, manis, berambut panjang...
Pada waktu itu belum ada tv, tapi nenek suka membawaku ketetangga untuk nonton tv walau betapa jauh jarak tetangga kami yang punya tv, klo waktu sudah malam nenek menggendongku, nenek favorit banget dengan acara ketoprak dan serial ACI.
Dan tak jarang aku suka lihat ludruk yang lumayan jauh letaknya, aku benar-benar bahagia bersama nenek. Oh ya, aku suka dibikinin makanan kesukaanku, botok landing dan bubur ketan hitam.... hemmm.... rasanya enak banget.
Setelah usiaku genap 6 tahun, aku disekolahin nenek di SD sepat, nenek dengan senangnya membelikanku peralatan tulis dan tas.... yah biarpun pada saat itu kita belum mengenal sepatu, aku harus bertelanjang kaki dari rumah kesekolah.
Sudah terlalu lama aku tak berjumpa dengan orang tuaku, aku malah mengira kalau nenekku adalah orang tuaku, tapi yang buatku heran, setiap bulan aku mendapat mainan yang banyak....
Oh ya, aku juga hidup bersama dengan budeku, dia berjualan makanan dipasar, aku suka pagi-pagi ikut-ikutan bangun subuh buat melihat aktivitas bude, juga hanya sekedar nyobain makanan buatan bude...
Aku juga punya tetangga tak lain anak-anak bude yang telah menikah, biar aku tak serumah, aku suka disuruh-suruh anak mbakku itu, tak lain ponakanku, buat ngerjain pekerjaan rumah....
Aku begitu takut dengan pelototan mata mas iparku, akhirnya setiap suruhan ponakanku aku nurut aja.
Waktu berlalu dengan cepat, ketika aku sedang mencari asem dikebun tetangga (asem rontokan dari pohon), aku dikejutkan dengan suara temanku yang mengatakan kalau mama papaku akan datang, sedang aku sendiri bingung, bukannya mamaku ya nenekku itu....
Walau masih SD klas satu, aku juga sudah ditaksir dengan teman skelasku joko, yang anaknya cakep, kaya, baik, hehehe.... padahal aku tak tahu apa itu ditaksir, maklum 6 tahun usiaku...
Pada saat itu aku juga sekelas dengan keponakanku yg bernama niny, kami suka mencuri ketimun disawah orang, yang kami pikir itu milik kami, pantes aja kami suka dibilang kancil....
Niny suka banget sama joko, berbagai cara dia menarik perhatian joko, tapi tak sedikitpun joko menanggapinya... Sedang aku sendiri, tetap tak tahu kalau joko ada perhatian sama aku.
Akhirnya waktu itu tiba, aku tiba-tiba dipanggil guruku, kalau orang tuaku datang buat menjemput, dan kebetulan pada saat itu aku genap berusia 6 tahun.
Ada sedikit keraguan, dan rasa asing pada diriku, rasanya aneh aku punya mama yang sangat cantik seperti itu, dan papa, yang tak pernah aku kenal sedikitpun.
Aku digendong papa, aju dibawa pergi dari sekolah itu, dan dari ekor mataku, aku bisa melihat kesedihan joko diwajahnya, dan semenjak itu, aku tak pernah melihatnya lagi sampai sekarang.
Aku di bawa jalan-jalan mama dan papa kekebun binatang Jurug, selama itu aku baru sekarang ini melihat kebun binatang, rasanya asik banget, aku bahagia....
Bersambung...........
Langganan:
Postingan (Atom)